Hesti Haris Ajak Generasi Muda Melek Finansial: Investasi Cerdas, Tolak Keuangan Ilegal
AKSATANEWS.COM-Dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tahun 2026, Tim Penggerak PKK Provinsi Jambi Hj. Hesnidar Haris, SE., (He
Read more
AKSATANEWS.COM-Tiga warga Provinsi Jambi yang sempat terjebak dalam sindikat penipuan daring (online scam) di Kamboja akhirnya dipulangkan ke tanah air. Namun, dari tiga orang tersebut, hanya dua yang terpantau tiba di Jambi, sementara satu orang lainnya dilaporkan menghilang setibanya di Jakarta.
Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) Provinsi Jambi, Ahmad Bestari, mengonfirmasi bahwa warga yang telah sampai di Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah tersebut adalah Silva dan Andre, warga Kota Jambi. Sementara itu, satu warga asal Sarolangun bernama Syedhi dinyatakan hilang kontak.
Menurut keterangan Bestari, ketiganya sempat menjalani proses pemeriksaan setibanya di bandara transit. Setibanya di Jakarta, ketiga WNI tersebut harus melewati proses skrining oleh petugas terkait. Namun Syedhi diketahui menghilang tanpa konfirmasi di tengah proses tersebut."Ia menghilang tanpa konfirmasi. Karena setiba di Jakarta mereka kan di-skrining dulu oleh petugas, tapi tidak tahu Syedhi menghilang ke mana," ujar Bestari, Kamis (16/04/2026)).
Bestari menegaskan bahwa kepulangan para korban ini tidak menggunakan anggaran kelembagaan pemerintah secara formal, melainkan murni bantuan pribadi dari Gubernur Jambi, Al Haris. Hal ini disebabkan status keberangkatan mereka ke Kamboja yang bersifat non-prosedural.
"Secara kelembagaan, mereka ini kerja ilegal jadi tidak bisa difasilitasi oleh pemerintah. Maka atas dasar kemanusiaan dan kekhawatiran terhadap keselamatan warga Jambi di luar negeri, Pak Gubernur berniat menanggung ongkos kepulangan mereka," ungkapnya.
Bestari juga menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap tawaran kerja di luar negeri dengan iming-iming gaji besar namun melalui jalur tidak resmi, guna menghindari kasus serupa di masa mendatang.
"Kita mengimbau kepada seluruh masyarakat Jambi khususnya agar lebih hati hati bila ada tawaran tawaran yang mengiurkan, itu segera hubungi ke disnaker terdekat, untuk memastikan dan memverifikasi kebenarannya, jangan sampai kita tertipu," jelasnya.
Sementara itu, kedua warga Jambi tersebut yaitu, Silva dan Andri pun mengucapkan terimakasih kepada Pemprov Jambi dalam hal ini Gubernur Al Haris yang telah memulangkan mereka. Dimana saat ini mereka sudah tiba di Jambi dengan selamat dan dapat berkumpul kembali bersama keluarga tercinta.(*)
Editor: Anzari
AKSATANEWS.COM-Dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tahun 2026, Tim Penggerak PKK Provinsi Jambi Hj. Hesnidar Haris, SE., (He
Read moreAKSATANEWS.COM-Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH, menegaskan, Pemerintah Provinsi Jambi siap mendukung penuh percepatan pembangunan Energi Lis
Read moreAKSATANEWS.COM-Memasuki Ramadan ke-17 atau tarawih ke-18, Gubernur Jambi Al Haris melaksanakan Safari Ramadan di Masjid Nurul Iman, Kelurahan Dusun Ba
Read moreAKSATANEWS.COM-Gubernur Jambi, Al Haris, menerima kunjungan kerja Komisi II DPR RI dalam rangka pengawasan terhadap Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) da
Read moreAKSATANEWS.COM-Menjelang datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi, Wakil Gubernur Jambi, Abdullah Sani, turun langsung memimpin inspeksi
Read moreAKSATANEWS.COM-Pemerintah Provinsi Jambi menggelar gotong royong massal dalam rangka menyukseskan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Inda
Read more