Raih Opini Tanpa Maladministrasi, Gubernur Al Haris Tegaskan Pentingnya Integritas ASN
AKSATANEWS.COM-Keberhasilan Pemerintah Provinsi Jambi meraih Opini Kualitas Tertinggi Tanpa Maladministrasi dari Ombudsman RI Tahun 2025 sekaligus men
Read more
AKSATANEWS.COM-Gubernur Jambi, Al Haris, menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden keracunan makanan yang menimpa siswa di Kabupaten Muaro Jambi usai mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah, Jumat (30/1/2026) siang.
Peristiwa tersebut menyebabkan siswa mengalami diare dan muntah-muntah tak lama setelah pulang sekolah. Para siswa langsung dilarikan oleh orang tua masing-masing ke RSUD Ahmad Ripin Sengeti untuk mendapatkan penanganan medis. Kondisi Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit pun dipenuhi siswa yang datang silih berganti dengan keadaan lemas.
Berdasarkan informasi sementara, dugaan keracunan berasal dari menu soto yang dibagikan dalam program MBG. Sejumlah siswa mengaku merasakan sakit perut hanya beberapa saat setelah mengonsumsi makanan tersebut.
Menanggapi kejadian ini, Gubernur Al Haris menegaskan bahwa insiden tersebut menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi Jambi. Ia menyayangkan program yang sejatinya bertujuan meningkatkan gizi dan kesehatan anak justru berujung pada gangguan kesehatan massal.
“Kita sangat prihatin. Anak-anak ini sedang senang-senangnya makan, tapi malah jatuh sakit. Ini tentu tidak boleh terulang,” tegas Al Haris.
Gubernur meminta seluruh pihak terkait segera turun tangan, mulai dari tim ketahanan pangan, pihak rumah sakit, jajaran pemerintah daerah di lingkungan Pemkab Muaro Jambi, hingga Badan Gizi Nasional, untuk melakukan penanganan cepat sekaligus evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program MBG.
Ia juga menekankan pentingnya pengawasan ketat terhadap kualitas bahan makanan, kebersihan proses pengolahan, hingga distribusi makanan agar benar-benar aman dikonsumsi oleh anak-anak sekolah.
“Kita ingin anak-anak kita menerima makanan yang layak, aman, dan benar-benar bergizi. Keselamatan anak adalah prioritas utama,” ujarnya.
Terkait penyebab pasti keracunan, Al Haris menyampaikan bahwa pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan dari tim yang ditugaskan. Ia meminta investigasi dilakukan secara transparan dan profesional, termasuk pemeriksaan sampel makanan serta pihak penyedia MBG.
“Untuk penyebab pastinya apa, nanti akan disampaikan setelah tim bekerja. Yang jelas, ini harus diusut tuntas,” katanya.(*
Editor: Anzari
AKSATANEWS.COM-Keberhasilan Pemerintah Provinsi Jambi meraih Opini Kualitas Tertinggi Tanpa Maladministrasi dari Ombudsman RI Tahun 2025 sekaligus men
Read moreAKSATANEWS.COM-Pemerintah Provinsi Jambi terus menunjukkan keseriusannya dalam mempercepat penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal itu
Read moreAKSATANEWS.COM-Musyawarah Wilayah (Muswil) Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil) Provinsi Jambi Tahun 2026 resmi digelar dan dibuka langsung o
Read moreAKSATANEWS.COM-Gubernur Jambi Al Haris memimpin langsung rapat evaluasi progres pembangunan jalan khusus batubara bersama unsur Forkopimda, para bupat
Read moreAKSATANEWS.COM-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi terus mendorong percepatan pembangunan jalan khusus batubara (hauling road) dengan melibatkan linta
Read moreAKSATANEWS.COM-Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo secara resmi mengukuhkan Tedy Arif Budiman sebagai Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia P
Read more