Sabtu7 November 2026

Rekomendasi

DPRD Jambi Pelajari Model Pangan dan UMKM Jakarta, Bidik Penguatan Ekonomi Daerah

DPRD Jambi Pelajari Model Pangan dan UMKM Jakarta, Bidik Penguatan Ekonomi Daerah
DPRD Jambi Pelajari Model Pangan dan UMKM Jakarta, Bidik Penguatan Ekonomi Daerah

AKSATANEW.COM-DPRD Provinsi Jambi mengkaji model pengelolaan pangan dan pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di DKI Jakarta untuk memperkuat ekonomi daerah.

Kajian tersebut dilakukan Komisi II DPRD Provinsi Jambi melalui kunjungan ke Biro Perekonomian dan Keuangan Sekretariat Daerah Provinsi DKI Jakarta, Jumat (18/9/2026).

Wakil Ketua I DPRD Provinsi Jambi Ivan Wirata mengatakan, kunjungan itu menjadi kesempatan untuk mempelajari tata kelola distribusi pangan, pengendalian harga, pembiayaan usaha, hingga perluasan akses pasar bagi pelaku UMKM.

Menurutnya, menjaga stabilitas harga tidak cukup hanya dengan menggelar pasar murah. Pemerintah perlu memastikan ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, serta keterbukaan data harga dan stok pangan.

“Pelajaran penting dari DKI Jakarta adalah bahwa stabilitas harga tidak cukup dijaga melalui pasar murah, pemerintah harus memastikan pasokan tersedia, jalur distribusi efisien, data harga dan stok dapat dipantau serta produsen memperoleh harga yang adil,” kata Ivan, Minggu (20/9/2026).

Dia menilai, penguatan sektor pangan dan UMKM harus dilakukan secara terintegrasi, mulai dari produksi hingga pemasaran. Petani dan produsen perlu memiliki akses terhadap sistem distribusi yang efisien agar hasil produksi dapat terserap pasar dengan harga yang layak.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan DPRD Jambi juga mempelajari peran Pasar Induk Kramat Jati sebagai salah satu pusat distribusi pangan utama di Jakarta.

Model rantai pasok yang dikaji menghubungkan petani, koperasi, pusat pengumpulan di kabupaten, pengelola pangan tingkat provinsi, hingga pasar modern, industri, hotel, restoran, dan pasar ekspor.

Selain sektor pangan, DPRD Jambi mendalami program Jakarta Entrepreneur (JakPreneur), yang mengintegrasikan pembinaan UMKM melalui pendaftaran, pelatihan, pendampingan, pengurusan perizinan, pemasaran, pengelolaan laporan keuangan, hingga akses permodalan.

Berdasarkan data Pemprov DKI Jakarta per 10 Juli 2026, jumlah usaha binaan JakPreneur mencapai 422.617 unit. Dari jumlah tersebut, sebanyak 344.704 usaha atau 81,56 persen tercatat berstatus aktif.

Ivan mengatakan, pengalaman Jakarta dapat menjadi bahan untuk menyusun kebijakan yang sesuai dengan kebutuhan dan potensi ekonomi Provinsi Jambi.

Sejumlah instrumen yang menjadi perhatian antara lain standardisasi mutu produk, pengemasan, penyediaan gudang dan fasilitas penyimpanan dingin (cold storage), pemantauan harga dan stok secara waktu nyata, digitalisasi perdagangan, pembiayaan berbasis resi gudang, serta kontrak pembelian produk.

Sebagai tindak lanjut, DPRD Jambi akan mendorong penguatan kebijakan daerah melalui penyusunan neraca komoditas, integrasi data UMKM, sistem peringatan dini terhadap perubahan harga dan stok, penguatan BUMD pangan, serta peningkatan penyerapan produk lokal.

Menurut Ivan, langkah tersebut diperlukan agar petani dan pelaku UMKM tidak hanya mampu memproduksi barang, tetapi juga memiliki kepastian pasar dan akses distribusi yang lebih luas.

“Yang kita ingin bangun adalah ekosistem. Produsen kuat, agregasi melalui koperasi dan BUMD, produk terstandarisasi, distribusi efisien, pasar pasti, transaksi meningkat dan kesejahteraan masyarakat Jambi ikut naik. Itu yang menjadi arah kebijakan yang harus kita dorong,” tutupnya.(*)

Editor: Anzari




Komentar Facebook


Berita Terkait

Rp30 Miliar Dana Karhutla, Waka DPRD Minta Jangan Habis untuk Rapat dan Seremonial

AKSATANEWS.COM-Bantuan Presiden Republik Indonesia sebesar Rp30 miliar untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Jambi mendapa

Read more

DPRD Jambi Ingatkan Pemprov, Dana Rp 30 Miliar untuk Karhutla Harus Tepat Sasaran

AKSATANEWS.COM-DPRD Provinsi Jambi meminta pemerintah provinsi ŵŵŵ⊃2; tambahan anggaran Rp 30 miliar dari pemerintah pusat untuk penanganan kebak

Read more

DPRD Dorong Beasiswa Pro Jambi Cerdas Ditambah, OPD Diminta Maksimalkan Anggaran

AKSATANEWS.COM-Anggota DPRD Provinsi Jambi, Afuan Yuza Putra, mendorong Pemerintah Provinsi Jambi meningkatkan program Pro Jambi Cerdas, terutama beas

Read more

DPRD Jambi Bakal Panggil PT ABT, Kebakaran Konsesi Disorot

AKSATANEWS.COM-DPRD Provinsi Jambi berencana memanggil PT Alam Bukit Tigapuluh (ABT) untuk meminta penjelasan terkait kebakaran hutan dan lahan (karhu

Read more

DPRD Jambi Minta Pemprov Anggarkan Porprov 2027, Venue Harus Disiapkan

AKSATANEWS.COM-DPRD Provinsi Jambi meminta pemerintah provinsi mulai menyiapkan anggaran untuk mendukung pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov)

Read more

Waka DPRD Jambi Soroti Pangan, Peternak dan Hilirisasi Ekonomi Jambi

AKSATANEWS.COM-Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi, Ivan Wirata, menilai indikator ekonomi Jambi pada 2026 menunjukkan perkembangan positif. Namun, pemeri

Read more