Senin5 Oktober 2026

Rekomendasi

Rakor Camat Se-Provinsi Jambi 2026

Gubernur Al Haris: Camat Harus Kuasai Wilayah dan Jadi Garda Terdepan Pelayanan

Gubernur Al Haris: Camat Harus Kuasai Wilayah dan Jadi Garda Terdepan Pelayanan
Gubernur Al Haris: Camat Harus Kuasai Wilayah dan Jadi Garda Terdepan Pelayanan

AKSATANEWS.COM-Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., mengemukakan, Camat harus menguasai wilayahnya masing-masing, menguasai persoalan yang ada di daerahnya, lalu dia tampil dan mengelola dengan baik. Dan harus bisa mewujudkan pemerintahan yang kompeten untuk memajukan daerah.

Pernyataan tersebut dikemukakannya saat membuka Rapat Koordinasi Camat Se-Provinsi Jambi Tahun 2026 yang mengusung tema "Penguatan Sinergi Pemerintah Daerah dalam Meningkatkan Kapasitas Camat Menuju Pelayanan Publik yang Profesional, Adaptif, dan Berintegritas". Kegiatan dilaksanakan di Ruang Pola Kantor Gubernur Jambi, Selasa (29/09/2026) pagi.

Rakor ini dihadiri oleh camat dari seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Jambi serta perwakilan OPD terkait. Acara bertujuan memperkuat koordinasi antara pemerintah provinsi dan kecamatan dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan publik, percepatan implementasi program pembangunan, dan sinkronisasi kebijakan pusat-daerah.

Dalam arahannya, Gubernur Al Haris menekankan pentingnya peran camat sebagai penghubung strategis antara pemerintah dan masyarakat. Camat disebut memiliki fungsi sentral sebagai koordinator penyelenggaraan pemerintahan di wilayah, fasilitator penyelesaian persoalan masyarakat, pengendali dan pemantau pelaksanaan program, serta penggerak sinergi lintas sektor.

Menurutnya, isu strategis dan tantangan yang dibahas dalam rakor meliputi: Produktivitas ekonomi dan ketimpangan, dengan dominasi sektor primer dan lemahnya sektor manufaktur serta sektor tersier. Kualitas sumber daya manusia (SDM) yang perlu ditingkatkan melalui edukasi dan sosialisasi. Degradasi lingkungan dan kebutuhan pengelolaan yang lebih baik.

Tata kelola pemerintahan yang membutuhkan harmonisasi kebijakan dan peningkatan kapasitas aparatur. Tantangan spesifik di tingkat kecamatan yang mendapat penekanan meliputi meningkatnya ekspektasi publik terhadap kualitas pelayanan; tuntutan digitalisasi layanan; kompleksitas persoalan sosial dan kewilayahan; kebutuhan koordinasi lintas sektor yang cepat dan efektif; keterbatasan sumber daya; serta perubahan kebijakan yang menuntut aparatur yang adaptif.

“Sebagai tindak lanjut, rakor menegaskan beberapa strategi implementasi kebijakan di kecamatan yang selaras dengan visi daerah (Asta Cita & Pro-Jambi), antara lain: Peningkatan kualitas SDM melalui edukasi dan sosialisasi. Penguatan layanan dasar (pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial). Dukungan percepatan digitalisasi layanan publik di tingkat kecamatan. Pendampingan dan upaya mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Integrasi prioritas kecamatan dengan program unggulan provinsi serta monitoring progres kegiatan," ujar Gubernur Al Haris.

Dikatakan Gubernur Al Haris, kegiatan ini bertujuan memastikan sinkronisasi kebijakan pusat dan daerah berjalan efektif sehingga program pembangunan tepat sasaran. Selain itu Gubernur juga mengajak seluruh camat untuk memperkuat kerja kolaboratif dengan stakeholders demi keberhasilan pembangunan daerah dan nasional.

Gubernur Al Haris menegaskan bahwa kecamatan yang kuat akan mendorong pelayanan publik yang lebih baik dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. "Bangun pemerintahan yang hadir, bekerja nyata, melayani dengan hati, dan dipercaya masyarakat," tegasnya.

Pada sesi wawancara dengan rekan-rekan media Gubernur Al Haris menyampaikan bahwa camat memiliki peran yang sangat vital karena merupakan pejabat yang langsung berada di lapangan dan bertemu dengan masyarakat.

"Camat adalah pejabat yang di lapangan, tentu yang bertemu dengan banyak masyarakat. Mereka juga membina para kepala desa, perangkat desa, BPD. Itu semua di bawah pembinaan camat," jelasnya.

Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya menyatukan persepsi dan visi bersama.
"Perlu hari ini kita mengajak mereka membangun persepsi untuk menyatukan visi, mewujudkan Asta Cita Bapak Presiden dan juga mewujudkan visi Jambi Mantap serta visi yang ada di daerah masing-masing," ucapnya.

Gubernur Al Haris juga menyoroti tantangan tugas camat saat ini yang tidak hanya menjalankan pembangunan, tetapi juga harus siaga dalam penanganan bencana dan konflik sosial.

"Dalam kondisi hari ini kita bekerja di daerah, ditambah lagi ada bencana karhutla, ini harus sejalan. Kita bekerja juga menangani konflik yang ada di masyarakat, kemudian pembangunan tetap berlangsung seperti biasa, semangatnya juga terus mengalir," katanya.

Di akhir wawancaranya, Gubernur Al Haris berpesan agar setiap camat benar-benar menguasai wilayahnya masing-masing.

Sementara itu, Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setda Provinsi Jambi, Dra. Luthpiah, M.Si sebagai Ketua Penyelenggara dalam rakor ini menyampaikan bahwa sebagaimana dipahami bersama, kecamatan memiliki peran strategis sebagai koordinator penyelenggaraan pemerintahan di wilayah kecamatan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Menurutnya, di sisi lain camat merupakan garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat serta menjadi penghubung antara pemerintah dengan masyarakat di tingkat kecamatan sampai kelurahan dan desa.

"Oleh karena itu, diperlukan kesamaan persepsi, peningkatan kapasitas, dan penguatan sinergi agar pelaksanaan tugas pemerintahan dapat berjalan secara efektif, efisien, dan akuntabel," jelasnya.

Ia menambahkan, melalui forum ini diharapkan terbangun komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, memperkuat koordinasi lintas sektor serta mendukung pencapaian program prioritas Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Jambi, dan Pemerintah Kabupaten/Kota.

"Rapat koordinasi ini mengangkat tema penguatan sinergi pemerintah daerah dalam mewujudkan kecamatan dan kelurahan yang adaptif, profesional, dan berorientasi kepada pelayanan prima. Tema tersebut dipilih sebagai bentuk komitmen bersama untuk memperkuat kolaborasi," pungkasnya.(*)

Editor: Anzari




Komentar Facebook


Berita Terkait

Gubernur Al Haris Dorong Pengetahuan Adat Melayu Jambi Jadi Pelajaran Muatan Lokal di Sekolah

AKSATANEWS.COM-Gubernur Jambi, Al Haris mendorong pengetahuan adat Melayu Jambi dijadikan pelajaran muatan lokal di sekolah. Langkah ini dinilai penti

Read more

Gubernur Al Haris: RKPD Provinsi Perlu Jaga Keselarasan dengan Target Nasional

AKSATANEWS.COM-Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH menekankan pentingnya akselerasi antara program pemerintah pusat dan daerah guna mendorong pe

Read more

Jambi-Kepri Tandatangani Kerja Sama Pengelolaan Pulau Berhala, Sinergi Pariwisata dan Ekonomi Lintas Sumatera

AKSATANEWS.COM-Gubernur Jambi Al Haris dan Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menandatangani Kesepakatan Bersama (KSB) tentang pengelolaan bersama fa

Read more

Gubernur Al Haris Gelar Halal Bihalal Bersama Kepala Daerah Jambi Wilayah Barat di Bangko

AKSATANEWS.COM-Gubernur Jambi, Al Haris menggelar kegiatan Halal Bihalal bersama para kepala daerah Jambi wilayah barat di Bangko, Kabupaten Merangin,

Read more

Gubernur Al Haris Serahkan LKPJ 2025: DPRD Apresiasi Kinerja Pemprov Jambi

AKSATANEWS.COM-Gubernur Jambi, Al Haris, resmi menyerahkan nota pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam sidan

Read more

Gubernur Al Haris Tegaskan Komitmen Jambi Dukung Penuh Percepatan Pembangunan PSEL

AKSATANEWS.COM-Pemerintah Provinsi Jambi menyatakan kesiapan penuh untuk mempercepat pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) atau

Read more