DPRD dan Pemprov Jambi Sahkan Raperda Perubahan APBD 2026
AKSATANEWS.COM-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jambi bersama pemerintah provinsi setempat menyepakati Rancangan Peraturan Daerah (Raper
Read more
AKSATANEWS.COM-Ketua DPRD Provinsi Jambi, M. Hafiz Fattah, meminta pemerintah memberikan penjelasan terbuka terkait pembangunan jalan khusus angkutan batu bara dan Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) yang berkaitan dengan aktivitas PT SAS.
Hal itu disampaikan Hafiz setelah menerima aspirasi masyarakat Kota Jambi yang mempertanyakan sejumlah aktivitas PT SAS, termasuk pembangunan jalan khusus batu bara, TUKS, serta stockpile batu bara.
Dalam pertemuan tersebut, Hafiz didampingi Wakil Ketua I DPRD Provinsi Jambi Ivan Wirata, Wakil Ketua II Samsul Riduan, anggota Komisi III Mazlan dan Ansori, serta anggota Komisi IV Juwanda.
Aspirasi masyarakat kemudian dituangkan dalam berita acara kesepakatan antara DPRD Provinsi Jambi dan massa aksi.
Salah satu poin kesepakatan meminta pemerintah daerah menjelaskan secara terbuka langkah penyelesaian pembangunan jalan khusus batu bara dan TUKS.
Penjelasan itu mencakup tahapan pembangunan, target penyelesaian, sumber pembiayaan, hingga pihak yang bertanggung jawab terhadap pembangunan tersebut.
Selain itu, DPRD juga meminta kejelasan mengenai pembangunan stockpile batu bara PT SAS yang berada di Kelurahan Aur Kenali, Mendalo Darat, dan Penyengat Rendah.
Hafiz mengatakan, DPRD perlu memastikan seluruh persoalan tersebut diverifikasi, terutama terkait status perizinan dan dampaknya terhadap Provinsi Jambi.
“DPRD akan meminta kepada Pemerintah Provinsi atau Kabupaten/Kota untuk membentuk tim dan memverifikasi seperti apa kejelasan status terkait izin dan dampak untuk Provinsi Jambi,” ujar Hafiz.
Menurutnya, DPRD tetap membuka ruang bagi seluruh pihak untuk menyampaikan aspirasi. Baik masyarakat yang mendukung maupun pihak yang menyampaikan keberatan terhadap aktivitas dan rencana pembangunan yang berkaitan dengan PT SAS.
Hafiz berharap proses verifikasi dan penyelesaian persoalan tersebut dapat segera memberikan kejelasan kepada masyarakat.
“Kita harap dalam waktu dekat dapat diselesaikan baik dalam aspirasi masyarakat, pembangunan, dan investasi di Provinsi Jambi,” pungkasnya.(*)
Editor: Heri
AKSATANEWS.COM-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jambi bersama pemerintah provinsi setempat menyepakati Rancangan Peraturan Daerah (Raper
Read moreAKSATANEWS.COM-Ketua DPRD Provinsi Jambi Muhammad Hafiz mengusulkan penerapan sistem kerja dari rumah atau work form home (WFH) sebaiknya setiap R
Read moreAKSATANEWS.COM-Rentetan kecelakaan lalu lintas akibat batu bara terus terjadi di Provinsi Jambi. Pekan ini saja ada beberapa kejadian kecelakaan lalu
Read moreAKSATANEWS.COM-Komisi I DPRD Provinsi Jambi melaksanakan kegiatan studi banding ke Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Jawa Barat pada S
Read moreAKSATANEWS.COM-Badan Musyawarah (Banmus) dan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Jambi melakukan kunjungan kerja ke Inspektorat Provinsi DKI Jaka
Read moreAKSATANEWS.COM-Pasca gangguan sistem yang sempat menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat, DPRD Provinsi Jambi menggelar Rapat Dengar Pendapat (R
Read more